
Setelah mengalami koma akibat tidak sengaja tertembak oleh ibu kandungnya sendiri, Karang Samudra Daneswara bangun dari kematian dengan kepribadian yang berbeda. Ia berjuang untuk mengalahkan kepribadian baru tersebut. Menyelamatkan cinta, keluarga dan orang-orang terdekat. Namun alih-alih sembuh, kepribadian lain justru bermunculan. Menghancurkan bahagia yang baru saja bisa ia rasakan.
Ale, seorang pria berusia 37 tahun memiliki tinggi badan 189 cm dan berat 138 kg. Badannya bongsor, berkulit hitam, dan memiliki masalah dengan bau badan. Sejak kecil, Ale hidup di lingkungan keluarga yang tidak mendukungnya. Ia tak memiliki teman dekat dan menjadi korban perundungan di sekolahnya. Ale didiagnosis psikiaternya mengalami depresi akut. Bukannya Ale tidak peduli untuk memperbaiki …
Buku ini mengangkat isu struggle anak rantau yang harus jauh dari ibunya, mereka yang kehilangan orang tua dan orang yang tumbuh dari keluarga yang tidak ideal. Mengangkat konsep narasi ganda—dari anak dan untuk anak; membuat pembaca tidak hanya merasa disuarakan perasaannya, tetap juga merasa didengar, dan dikuatkan.