
Text
Fiqih Tamkin
Pengkajian kata tamkin dibandingkan kata empowerment atau pemberdayaan bukan tanpa alasan. Kajian konsep tentang tamkin (pemberdayaan) di dalam buku ini berkesimpulan bahwa penggunaan kata tamkin lebih tepat dan epistemik (what we know and how we know) dibandingkan kata empowerment atau permberdayaan. Jika ditingkatkan pada pertanyaan how we know dalam kerangka epistemologis, maka dua kata tersebut terakhir lemah dari sisi kerangka paradigmatik. Tamkin memiliki akar kata yang kuat dalam Al-Qur'an dan secara praktis dicontohkan oleh Rasullullah sang pembawa risalah melalui fase Mekah dan Madinah.
Tidak tersedia versi lain